cintaku bagaikan burung merpati
indah dan selalu setia
terbang sangat tinggi seperti menggapai apa yang di impikan
namun.. ketika aku terbang
aku rela merendahkan sayapku
itu hanya untukmu
dan apa balasanmu? kamu membiarkan aku jatuh dan menyuruhku kembali
sedikit saja tidak peduli
saat itu aku merasa seperti burung tanpa sayap
ketika aku kembali terbang
kamu mencariku lagi
kemudian aku datang
beruntung waktu itu kamu menyambutku
walau akhirnya kamu meninggalkanku dan membiarkan aku terluka, lalu menyuruhku kembali
tak sadarkah setiap saat aku rela merendahkan sayapku, meninggalkan hidupku, dan melupakan impianku?
apa yang kamu pikirkan?
aku selalu ada untukmu, tapi saat aku membutuhkanmu, kamu menghilang..
kamu terus lakukan itu
berulang kali..
tapi aku menurutimu
kamu memintaku semakin rendah
hingga suatu saat sayapku patah
kamu diam saja tak melakukan apapun??
jadi apa.... selama ini sia sia pengorbanan ku..
sedikitpun hatiku tak terbalas
lalu kamu pergi lagi
semakiiiiiin jauh........
aku berjanji jika suatu saat kamu memintaku merendahkan sayapku lagi, aku akan menolak
sekarang aku benar benar tak berdaya
sejak saat itulah aku berhenti bermimpi tentang kamu
bahkan berhenti mengharap cintamu
tapi... aku tak tau apa yang ada di pikiranmu
kali ini kamu datang menolongku dengan sejuta cara
apaaaa ini?
tolong jangan buat aku menyesal
jangan buat aku mencintaimu lagi
begitu ucapku dalam hati..
kamu datang bagai malaikat penolong
wajahmu tampak bersinar seakan memberi harapan padaku
kukira cukup selama ini mataku di tutupi rasa cinta yang terlalu dalam kepadamu
yang akhirnya hilang bagai terbawa arus
aku terlalu jauh melakukan hal hal bodoh itu
aku diam untuk berpikir
aku akan menunggu hingga saatnya kamu meminta dan benar benar membutuhkan aku
bukan untuk merendahkan sayapku
tapi terbang bersamaku
dan selalu ada di sisihku
dibuat oleh : Mega Ayu Pitaloka
All About Life =)
our life is different. along with the environment and our behavior. so .. make your life as useful as possible. and do not squander time.
Mengenai Saya
- Megga Pitaloka
- Malang, Jawa Timur, Indonesia
- i'm an ordinary girl always be happy to try new things better than before I hope I will be successful later with prayer, hope and effort
Senin, 01 Agustus 2011
Sabtu, 30 Juli 2011
PERSEBARAN FLORA FAUNA
Terletak di antara garis Wallacea sebelah barat dan garis Weber disebelah timur. Wilayah nya di Indonesia bagian tengah. Flora-fauna di daerah ini mirip dengan yang ada di Asia dan sebagian lagi mirip dengan yang ada di Australia.\
Kondisi flora dan fauna di setiap daerah dipengaruhi oleh banyak hal seperti :
1. Tinggi rendah dari permukaan laut
2. Jenis tanah
3. Jenis hutan
4. Iklim
5. Pengaruh manusia, dan lain-lain
1. Tinggi rendah dari permukaan laut
2. Jenis tanah
3. Jenis hutan
4. Iklim
5. Pengaruh manusia, dan lain-lain
Wilayah fauna Indonesia Tengah meliputi daerah:
1. Pulau Sulawesi
2. Pulau Timor
3. Kepulauan Nusa Tenggara, seperti Flores, Sumba, Lombok Komodo dan pulau-pulau kecil disekitarnya
Beberapa jenis fauna yang hidup di wilayah fauna Indonesia Tengah antara lain :
1. Mamalia, meliputi anoa, babi rusa, ikan duyung, kuskus, monyet hitam, beruang tarsius, monyet saba, kuda, sapi dan banteng.
2. Reptil, meliputi biawak, kura-kura, buaya, ular dan reptil raksasa khas Indonesia yaitu komodo
3. Amfibia, meliputi katak air, katak pohon dan katak terbang
4. Berbagai macam burung, meliputi burung dewata (burung cendrawasih), maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakaktua, nuri dan merpati.
Persebaran Flora (dunia tumbuhan) di Indonesia
Tumbuh-tumbuhan yang hidup di suatu tempat ada yang tumbuh secara alami dan ada juga yang dibudidayakan oleh manusia. Flora ataua dunia tumbuhan di berbagai tempat di dunia pasti berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain sebagai berikut :
[*]Iklim
[*] Jenis tanah
[*] Relief atau tinggi rendah permukaan bumi
[*] Biotik (pengaruh makhluk hidup).
Tumbuh-tumbuhan yang hidup di suatu tempat ada yang tumbuh secara alami dan ada juga yang dibudidayakan oleh manusia. Flora ataua dunia tumbuhan di berbagai tempat di dunia pasti berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain sebagai berikut :
[*]Iklim
[*] Jenis tanah
[*] Relief atau tinggi rendah permukaan bumi
[*] Biotik (pengaruh makhluk hidup).
Sedangkan daerah yang curah hujannya relatif kurang tidak memiliki hutan yang lebat seperti di Nusa Tenggara. Daerah ini banyak di tum- buhi semak belukar dengan padang rumput yang luas.
Beberapa jenis flora yang hidup di wilayah fauna Indonesia Tengah antara lain :
1. Sabana, terdapat di daerah yang curah hujannya sedikit. Sabana beru- pa padang rumput yang diselingi pepohonan yang bergerombol. Sabana terdapat di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
2. Steppa, adalah padang rumput yang sangat luas. Stepa terdapat di daerah yang curah hujannya sangat sedikit atau rendah. Stepa terda- dapat di Nusa Tenggara Timur, baik untuk peternakan.
3. Savana terdapat dikedua sisi khatulistiwa, berkembang dengan lebih baik di Afrika dan Amerika Selatan. Savana terdapat jiga di India, Asia Selatan, Australia, dan Indonesia (Irian, NTT, dan NTB). Di Papua ditemukan pohon buah khas yang disebut matoa (pometia pinnata). Matoa ini rasanya hampir mirip durian dan rambutan. Buah matoa berangkai seperti anggur berbentuk bulat kecil, dan berkulit tipis
4. Lumut hijau
5. Hutan baku (Mangrove). Hutan merupakan hutan yang khas didaerah tropis. Hutan mangrove banyak, dijumpai di pantai timur Sumatra dan pantai tengah Kalimantan Tengah.
7. Eboni atau kayu hitam
8. Kayu rima
9. Kayu cendana
10. Anggrek
4. Lumut hijau
5. Hutan baku (Mangrove). Hutan merupakan hutan yang khas didaerah tropis. Hutan mangrove banyak, dijumpai di pantai timur Sumatra dan pantai tengah Kalimantan Tengah.
7. Eboni atau kayu hitam
8. Kayu rima
9. Kayu cendana
10. Anggrek
Beberapa jenis flora di Indonesia yang dipengaruhi oleh iklim antara lain
sebagai berikut :
‡
· Hutan Musim, terdapat di daerah Indonesia yang memiliki suhu udara tinggi dan memiliki perbedaan kondisi tumbuhan di musim hujan dan musim kemarau. Pada musim kemarau pohonnya akan meranggas dan pada musim hujan akan tumbuh hijau kembali. Contoh hutan mu- sim ialah hutan jati dan kapuk randu. Hutan musim banyak terdapat di Jawa Tengah dan Jawa
Timur.
Timur.
‡
· Hutan Hujan Tropis, terdapat di daerah yang curah hujannya tinggi. Indonesia beriklim tropis dan dilalui garis khatulistiwa sehingga Indonesia banyak memperoleh sinar matahari sepanjang tahun, curah hujan tinggi dan temperatur udara tinggi. Di Indonesia
hutan hujan tropis terdapat di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
hutan hujan tropis terdapat di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
Flora di Sulawesi memiliki kemiripan dengan flora daerah kering di Filipina. flora yang berada di pantai dan dataran rendah lebih mirip dengan flora di papua. Adapun flora di pegunungan mirip dengan flora Kalimantan.
Jumat, 29 Juli 2011
ARTIKEL PEMBANGUNAN EKONOMI
PEMBANGUNAN EKONOMI
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.
Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi (economic growth); pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi.
Dalam arti lain pembangunan ekonomi adalah proses peningkatan PDB ( Produk Domestik Bruto ), sekaligus meningkatkan pendapatan perkapita penduduk suatu Negara melalui pertumbuhan ekonomi.
Pengertian pembangunan ekonomi menurut para ahli :
1. Menurut Todaro, pembangunan ekonomi di artikan sebagai suatu proses multidimensional yang melibatkan perubahan perubahan besar dalam struktur sosial.
2. Menurut prof. dr. Suminto Djojohadikusumo, pembangunan ekonomi ialah usaha memperbesar pendapatan perkapita dan menaikkan produktivitas perkapita dengan jalan menambah peralatan modal dan keahlian.
3. Menurut rostow, pembangunan ekonomi adalah suatu transformasi atau perubahan dari masyarakat tradisoanal menjadi masyarakat moderen.
4. Menurut rancangan awal rencana pebangunan jangka panjang nasional tahun 2005-2025, pembangunan ekonomi adalah kemampuan ekonomi untuk tumbuh yang cukup tinggi, berkelanjutan, mampu meningkatkan pemerataan dan kesejahteraan masyarakat luas, serta berdaya saing tinggi didukung oleh penguasaan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di dalam mengembangkan sumber sumber daya pembangunan.
5. Menurut pemerintah Indonesia, pembangunan ekonomi adalah serangkaian usaha dan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperluas lapangan pekerjaan distribusi pendapatan yang merata, meningkatnya hubungan ekonomi regional dan mengusahakan pergeresan struktur ekonomi yang lebih tinggi (dari sector pertanian ke sector industry).
Tiga sifat penting dalam pembangunan ekonomi adalah :
· Pembangunan ekonomi merupakan proses perubahan yang terjadi terus menerus
· Pembangunan ekonomi merupakan usaha untuk menaikkan tingkat pendapatan perkapita
· Pembangunan ekonomi merupakan kenaikan pendapatan perkapita yang terus menerus berlangsung dalam jangka panjang
Indicator keberhasialan pembangunan ekonomi :
1. Pendapatan nasional yaitu Negara yang pembangunan ekonominya berhasil akan mampu menunjukkan kenaikan pendapatan nasional.
2. Produk nasional (PNB) yaitu keberhasilan pembangunan ekonomi suatu Negara dapat diukur menggunakan produksi nasional yang dicapai oleh Negara tersebut.
3. Kesempatan kerja yaitu pelaksanaan pembangunan ekonomi harus di ikuti dengan terbukanya kesempatan kerja yang luas.
4. Perekonomian yang stabil yaitu suatu Negara dapat di katakana berhasil dalam pembangunan ekonomi jika mampu menjaga stabilitas ekonomi.
5. Neraca pembayaran luar negeri yaitu melalui pembangunan ekonomi, pemerinta diharapkan mampu menjaga keseimbangan neraca pembayaran luar negeri agar tidak mengalami deficit, bahkan kalau bisa di usahakan surplus.
6. Distribusi pendapatan yang merata yaitu pendapatan nasional yang tinggi, kesempatan kerja terbuka, harga stabil dan inflasi terkendali belum menjamin keberhasilan pembangunan ekonomi jika tidak di ikuti distribusi pendapatan yang merata.
Masalah masalah dalam pembangunan ekonomi :
© Rendahnya standar hidup , di sebabkan oleh rendahnya tingakat pendapatan daripada distribusi pendapatan
© Rendahnya tingkat produktivitas tenaga kerja , di sebabkan oleh beberapa hal yaitu ketersediaan institusi institusi yang belum memadai dalam mendukung peningkatan produktivitas pekerja.
© Tingginya tingkat pertumbuhan penduduk dan angaka ketergantungan, di sebabkan karena angka kelahiran lebih banyak daripada angka kematian.
© Angkatan kerja dengan keahlian yang rendah.
© Tingkat pengangguran terus meningkat.
© Ketergantungan terhadap produksi pertanian dan ekspor barang primer
© Ketidak cukupan teknologi dan capital, ketidak cukupan peralatan, mesin mesin dan capital capital sejenis serta rendahnya tingkat teknologi akan menghambat proses produksi.
© Rendahnya tingkat tabungan.
© Masalah kependudukan seperti : kemiskinan, pengangguran, inflasi, pemerataan pembangunan, dll.
Tujuan pembangunan ekonomi :
Manfaat pembangunan ekonomi :
§ Menyebabkan output masyarakat akan bertambah
§ Membuka kesempatan untuk mengadakan “pilihan” makin luas
§ Menyebabkan akan dapat diperoleh kemampuan yang lebih besar pada manusia untuk menguasai alam dan akan dapat mempertinggi kebebasan manusia untuk mengadakan suatu tindakan tertentu.
§ Dapat menyebabkan suatu tambahan kebebasan untuk memilih kesenangan yang lebih luas. Pada perekonomian yang masih primitive, orang dipaksa bekerja keras hanya untuk mempertahankan hidupnya.
§ Dapat mengurangi kesenjangan antara yang kaya dan miskin serta antara Negara maju dan Negara berkembang.
§ Memungkinkan orang untuk memikirkan lebih banyak sifat sifat kemanusiaan karena makin banyaknya sarana yang tersedia.
Persamaan pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi :
1. Kedua-duanya merupakan kecenderungan di bidang ekonomi
2. Pokok permasalahan akhir adalah besarnya pendapatan perkapita
3. Kedua-duanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan memerlukan dukungan rakyat
4. Kesua-duanya berdampak kepada kesejahteraan rakyat
Perbedaan pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi :
Pertumbuhan Ekonomi :
1. Merupakan proses naiknya produk per kapita dalam jangka panjang.
2.Tidak memperhatikan pemerataan pendapatan.
3. Tidak memperhatikan pertambahan penduduk
4. Belum tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
5. Pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomi
6. Setiap input dapat menghasilkan output yang lebih banyak
1. Merupakan proses naiknya produk per kapita dalam jangka panjang.
2.Tidak memperhatikan pemerataan pendapatan.
3. Tidak memperhatikan pertambahan penduduk
4. Belum tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
5. Pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomi
6. Setiap input dapat menghasilkan output yang lebih banyak
Pembangunan ekonomi:
1. Merupakan proses perubahan yang terus menerus menuju perbaikan termasuk usaha meningkatkan produk per kapita.
2. Memperhatikan pemerataan pendapatan termasuk pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.
3. Memperhatikan pertambahan penduduk.
4. Meningkatkan taraf hidup masyarakat.
5. Pembangunan ekonomi selalu dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi.
6. Setiap input selain menghasilkan output yang lebih banyak juga terjadi perubahan – perubahan kelembagaan dan pengetahuan teknik.
beda lain : antara keduanya adalah pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan, sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan hanya pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur produksi dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti dalam lembaga, pengetahuan, sosial dan teknik.
1. Merupakan proses perubahan yang terus menerus menuju perbaikan termasuk usaha meningkatkan produk per kapita.
2. Memperhatikan pemerataan pendapatan termasuk pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.
3. Memperhatikan pertambahan penduduk.
4. Meningkatkan taraf hidup masyarakat.
5. Pembangunan ekonomi selalu dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi.
6. Setiap input selain menghasilkan output yang lebih banyak juga terjadi perubahan – perubahan kelembagaan dan pengetahuan teknik.
beda lain : antara keduanya adalah pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan, sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan hanya pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur produksi dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti dalam lembaga, pengetahuan, sosial dan teknik.
Ada beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, namun pada hakikatnya faktor-faktor tersebut dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu faktor ekonomi dan faktor nonekonomi.
§ Faktor ekonomi yang memengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi diantaranya adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya modal, dan keahlian atau kewirausahaan. Sumber daya alam, yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim/cuaca, hasil hutan, tambang, dan hasil laut, sangat memengaruhi pertumbuhan industri suatu negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi. Sementara itu, keahlian dankewirausahaan dibutuhkan untuk mengolah bahan mentah dari alam, menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi (disebut juga sebagai proses produksi). Sumber daya manusia juga menentukan keberhasilan pembangunan nasional melalui jumlah dan kualitas penduduk. Jumlah penduduk yang besar merupakan pasar potensial untuk memasarkan hasil-hasil produksi, sementara kualitas penduduk menentukan seberapa besar produktivitas yang ada. Sementara itu, sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah bahan mentah tersebut. Pembentukan modal dan investasi ditujukan untuk menggali dan mengolah kekayaan. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.
§ Faktor nonekonomi mencakup kondisi sosial kultur yang ada di masyarakat, keadaan politik, kelembagaan, dan sistem yang berkembang dan berlaku.
Dampak pembangunan ekonomi :
Dampak positif dari pembangunan ekonomi yaitu
1. Tersedianya barang atau jasa pemuas kebutuhan yang meningkat baik kuantitas maupun kualitasnya.
2. Terbukanya lapangan kerja baru yang dapat mengurangi pengangguran.
3. Meningkatkan peran kaum wanita agar sama dengan peran kaum pria.
1. Tersedianya barang atau jasa pemuas kebutuhan yang meningkat baik kuantitas maupun kualitasnya.
2. Terbukanya lapangan kerja baru yang dapat mengurangi pengangguran.
3. Meningkatkan peran kaum wanita agar sama dengan peran kaum pria.
Dampak negative dari pembangunan ekonomi yaitu :
1. Menipiskan sifat gotong royong masyarakat di Negara berkembang
2. Mendorong orang bersifat mementingkan diri sendiri.
3. Mendorong pola hidup masyarakat lebih komsumtif.
Pola pembangunan ekonomi :
· Kuznet (1971), seorang ekonom dalam teori ekonomi pembangunannya menemukan bahwa pola pembangunan dari negara maju dan negara berkembang dipengaruhi oleh proses yang sistemik yaitu transformasi struktural. Kuznets mengemukakan bahwa pola yang terjadi pada negara berkembang cenderung bersifat stagnan dan selalu berfokus pada agricultural output shares (barang pertanian) sedangkan negara maju sudah mencapai pola service output shares (jasa) seperti amerika, jepang, singapura, dan sebagainya. Indonesia termasuk salah satu negara berkembang yang sedang mencoba untuk melangkah menjadi industry output shares (barang industry)
Pola pembangunan ekonomi di indonesia dalam beberapa dekade menunjukkan pola pembangunan yang sentralistik, dimana pemerintah –diberbagai tingkatan- berkeyakinan bahwa pembangunan ekonomi dimulai dari pusat pembangunan (core development) –baca: pusat kota-. Keyakinan tersebut sebenarnya sangat realistis mengingat keterbatasan keuangan pusat dengan potensi pembangunan yang sangat banyak dan luas. Bak gayung bersambut bahwa pola pembangunan yang sentralistik tersebut di amini oleh daerah tingkat I maupun II. Konsekuensi logis dari pola pembangunan sentralistik ini bisa kita lihat dari hasil pembangunan berupa ketimpangan ekonomi disetiap daerah dimana pusat ekonomi tumbuh dengan cepat dan daerah yang jauh dengan pusat cenderung lambat.
Langganan:
Entri (Atom)
